My Photo
Powered by Friendster Blogs

Photo Albums

June 2008

Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30          

October 14, 2007

Cinta kepada Misi

Cinta Kepada Misi

            Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Untuk teman-temanku yang senantiasa merindukan datangnya kemenangan, lalu berusaha untuk menggapai dengan usaha dan kesabaran, maka aku ucapkan selamat menikmati sajian yang terindah dari Rabbul Izzati sehingga teman-teman merasakan kesejukan yang teramat dalam menjalanakan kehidupan ini.

Berusahalah untuk dapat menggapai puncak prestasi hingga kita dapat menuju kemenangan yang hakiki.

Haruskah aku kini menangis akan kesalahan yang tak pernah ku perbuat

Lalu haruskah aku menanggung beban yang tak harus aku pikul oleh diriku

Aku kini ingin menjadi orang yang dimuliakan oleh penduduk langit walau aku harus dicaci oleh penduduk di bumi

Kini aku

kan

hadir dihadapanmu dengan segudang masalah yang kini sedang mendera hidupku.

Entahlah apakah aku

kan

menjadi manusia yang utama ataukah aku

kan

dihinakan oleh kepongahan diriku sendiri

Bangkitlah dari kubur kemalasan dan berdirilah hingga engkau dapat menggapai kemuliaan yang seharusnya engkau raih sesuai dengan futrah penciptaan manusia.

Kini aku

kan

tetap disini lalu aku

kan

menunggu mu yang akan dating membawa kemenangan yang membahagiakan diriku

Entah kenapa hati ini begitu mudah bergejolak lalu menggelegar untuk mencari hal yang akan memuaskan dirinya sendiri

Entahlah apa yang terjadi pada diriku hingga aku tak pernah merasa puas dengan hal yang pernah aku raih kini

Beritahu apa yangtelah terjadi pada diriku kini

Beritahu apa yang telah terjadi pada diriku sendiri

Aku bingung hingga aku ingin berlari dari masalah yang terjadi pada diriku

Entahlah kenapa aku merasa diriku merasa kerdil

                            

Bukan Salahku

Assalamu’alaikum warrahmatullahi Wabarakatuh

Teruntuk saudaraku yang berjuang dengan peluhnya dan meneteskan sejuta embun kebahagiaan.

Aku kini sangat merindukan untuk beremu denganmu karena kerinduanku tak

kan

pernah berujung dengan berhentinya detak jantungku, tetapi kerinduan yang senantiasa selalu terulir abadi dalam kenanganku

Oh kasih siapakah yang akan membiarkan sang tercinta menderita ataukah air mata telah kering tertumpah sehingga yang hadir adalah terbesitnya sebuah ukiran senyuman yang maha indah

Oh kekasih aku senantiasa merindukan belaian hangatMu

Kini aku tersirami dengan gerimisnya hati yang basah akan air mata cinta

Tetapi aku tak

kan

berhenti hingga bidadari surga turun lalu menggamit tanganku dengan lembutnya

Oh indahnya bila hati ini telah tertata rapi hingga aku siap menatap bidadariku

Oh bila fisik ini begitu memancar

kan

pesona Illahi celupan cleaning body wudhu.

Oh, kenapa kamu tak membiarkan aku mencoba untuk bangkit hingga akutersadar betapa dahsyatnya kekuatan ikhtiar dan istiqomah.

Mengapa diri ini

kan

terasa hambar bila bertemu denganmu lalu kenapa aku yang harus berubah bila itu adalah akibat dari kepongahanmu

Wahai teman…

Bantu aku dengan doamu agar aku bisa tegar di jalan ini

Kenapa yah kalau hati ini ingin sekali dipuji oleh orang lain padahal pujian itu hanyalah semu

Aku baru tahu kalau itu bisa saja hanya pujian yangmenipu

Kan kanjeng pernah bilang kalau memuji itu setelah hasilnya diketahui oleh kita ?

Kini aku mengerti bahwa perjuangan itu hair karena adanya sebuah tujuan yang melecuti pribadi-pribadi yang rentan akan godaan

Lalu kapankah aku kan bersama engkau yang tak pernah hadir dalam kebersamaaan yang pernah tercipta

Kini hadirkan aku dalam kalbumu hingga kau akan mendengar jeritan yang dahsyat akan sebuah ambang kehancuran yang melesat mnenghampiri kami

Wahai duka yang pernah hadir dalam hati ini, janganlah kau remuk redam jiwa yang ringkih dengan tangismu yang melemahkan

Wahai suka yang pernah menyeruak ke raga ini, janganlah kau menyebabkan ku lupa kan tempat berpijakku. Yap tanah inilah tempat ku berasal dan ke tanah pula aku kan kembali

Artinya setinggi apapun aku kan meloncat aku pasti kan kembali ke tanah. Lalu apakah itu berarti aku tak boleh kembali meloncat setinggi aku bisa….

Yah meloncat lah karena kalau kau tidak meloncat kau kan terkena lindasan bola kehancuran yang melanda orang-orang yang tidak mau bergerak……

Bangkilah dan kerjakan apa yang bisa kamu kerjakan karena sesungguhnya tugas kita hanyal mengerjakan apa yng telah diskenariokan kepada kita?

Lalau jangan Tanya apa sih yang telah diskenariokan kepada kita….

Karena itu bukan pertanyaan yang layak dijawab…

Kenapa ….

Karena kalaukita tahu scenario yang harus kita jalankan maka drama yang kita jalankan hanya sekedar cerita tanpa denyut dan kita akan mejadi boneka yang bergerak tanpa arti

Bergeraklah karena bergerak itu akan menlancarkan nadi-nadi yang tersumbat dalam jiwa kita

Bergeraklah karena dengan bergerak itu akan melejitkan  potensi kita yang tertidur pulas

Bergeraklah karena dengan bergerak itulah arti hidup

Bukankah sholat itu representasi utama bagi kita bahwa kita harus bergerak karena kalau tidak ada pergerakan itu berarti kita sedang menyolatkan jenazah

Bergeraklah karena hikmah kehidupan ada di dalamnya

Lalu dengan apa kita bergerak ?

Lalu dengan sipa kita bergerak ?

Lalu untuk apa kita bergerak ?

Dan apa yng dimaksud dengan bergerak itu sendiri ?

Tahukah kamu bahwa dengan kuliah itu kita bergerak

Tahukan kamu bahwa dengan mengaji ituy kita bergerak

Tahukah kamu bahwa dengan Aksi dan demo itu kita bergerak

Tahukah kamu dengan sholat dan haji itu kita bergerak

Tahukah kamu dengan hidup untuk keabadian itu kita sedang bergerak

Keabadian yang tiada kepunahan

Keabadian yang tiada kepayahan

Kebadian yang tiada keluh kesah

Keabadian yang tiada air mata

Lalu haruskah kita diam dan tertinggal oleh khaafilah yang telah bergerak menuju keabadian yangtelah dijanjikannnya….

Tetap semangat wahai sahabatku……

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Kuselesaikan di sela-sela idle ku

My Boarding In Camp.

Rabu, 1.11.2006

Karena Cinta itu tulus

Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh Wahai Jundi Allah yang bersemangat akan adanya kehidupan akhir maka tetaplah bersemangat karena memang hal itu akan terjadi dan janji Allah kan datang dengan pasti. Bersabarlah wahai orang yang mengharapkan pertemuan dengan Rabbnya, karena kesabaran itu adalah pemanis perjuangan. Ketika beban ini telah dikalungkan kepadamu maka yang ada adalah sikap optimisme dan semangat yang diiringi dengan kesabaran yang tak mengenal kata akhir Ketika kehidupan memaksamu untuk berpikir keras bagaimana ini semua bisa terjadi, maka kamu akan melihat bahwa disana itu ada kekuasaan Allah yang bermain dengan cantik. Maka apalagi yang kamu khwatirkan? Bukankah segalanya telah ditakdirkan oleh Allah SWT? Jodoh, Rejeki dan Ajal itu semua adalah hak preoregatif dari Allah SWt yang tak dapat diganggu gugat, siapa yang berani menggugatnya maka dia akan berhadapan dengan penguasa alam semesta. Jodoh adalah sesuatu rahasia Allah yang luar biasa menarik untuk kita perhatikan. Lihatlah pasangan-pasangan hidup di dunia, kadang kita nggak menyangka kenapa bisa yah seorang yang kita kenal bisa dipasangkann dengan orang yang tak disangka-sangka. Lihatlah hikmah yang terkandung didalamnya. Mungkin saja Allah sedang berusaha mengangkat martabat sepsang manusia dengan cita rasa yang saling melengkapi. Mungkin yang satu baik hati sedangkan yang satu lagi adalah pekerja keras. Luar biasaa pilihan Allah, adakah yang salah dengan pilihan Allah ? Asal kita bisa melihat hikmah yang terkandung didalamnya saja lah maka kita akan mampu untuk berpikir positif kepada Rabb kita. Lalu bagaimana dengan kamu, yang belum ’ketahuan’ juga siapa pasangan kamu sebenarnya ? Tenang aja karena lihatlah disekitarmu ada banyak ratusan hingga ribuan wanita yang siap dilamar oleh Laki-laki yang berani secara gentle menemui kedua orang tuanya untuk lantas kemudian menikahinya. Adakah yang salah dari proses tadi yah pasti ada, tetapi yang salah adalah cara bagaimana orang itu mendapatkan apa yang diidamkannya selama ini. Mungkin saja ia sedang menanti seorang pedamping, tetapi yang ada adalah dia melakukan kesalahan yang begitu fatal akibatnya, dia seolah seperti benteng yang mengamuk yang grabak-grubuk asala sreduk sana sini tanpa adanya pertimbangan yang matang, ada juga yang ingin menyalahi takdir dengan melakukan pertimbangan yang terlalu matang sehingga seolah-olah mencari wanita yang sangat ideal tetapi yang ada dia sendiri tidak mengidealkan dirinya sendiri. Aku bukanlah orang yang garabak-grubuk seakan kehabisan stok, atau malah menganggap diri kita harus mendapatkan pasangan laykanya bidadari yang sempurna karena kita bukanlah lelaki surgawi yang pantas mendapatkannnya. Percayakanlah semuanya kepada Allah SWT semata, karena hanya Dialah yang mengetahui apa yang terbaik untuk kita. Yang harus kita lakukan untuk kita adalah meyakinkan diri kita sendiri bahwa kita akan siap bila waktunya nanti tiba. Jika tiba waktunya nanti tiba, maka tak ada seorang yang dapat menyangka apa yang akan terjadi bahwa ini semua telah terjadi begitu saja dengan Izin Allah lah yang telah mempasang-pasangkan setiap manusia yang diciptakan oleh Allah SWT. Sesungguhnya Allah mencintai hambaNya yang menyerahkan segalanya kepada Allah SWT. Karena hanya Dia lah yang bisa kita harapkan adanya kebaikan yang diberikan kepada diri kita sendiri. Tetatp semangat yah !!!!! Wassalamu’alaikum Warrahamatullahi Wabarakatuh

Jangan menyerah dengan kerasnya kehidupan

Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Hai teman-temanku gimana kabarnya? Insya Allah tetap semangat aja dan jangan pernah kendor dengan kerasnya kehidupan.

Memang dalam kerja-kerja yang kita lakukan tentu akan banyak hal yang kita dapatkan dan secara sadar membuat kita dewasa dalam menyikapi tribulasi dalam kehidupan.

Bahwa aku

kan

tetap disini itu adalah pilihanku yang nggak

kan

pernah kandas dengan rasa kelelahan yang menerpa karena setiap waktu aku beharap ada

kan

selalu recharge dari Rabbku yang mulia.

Aku nggak pernah menyesal akan waktu yang terlewat karena itu semua telah menjadi pelajaran sejarah yang

kan

tersimpan rapi untuk menjadi bukti bahwa aku pernah berusaha walau banyak rupa ku dapatkan. Walau Tak jarang itu hanya pengaharapan hampa

kan

kenikmatan dunia.

Entah mungkin aku yang terlalu banyak berharap atau karena tuntutan kerja yang memaksa aku harus terus memutar aliran impuls dalam pusat syaraf ku

Oh mungkin kah aku

kan

menggapai kemuliaan dengan tangan ku ataukah buaian pujian menghanyutkan aku ke lembah kehinaan.

Dimanakah jiwa yang dengan lantang pernah bersaksi “betul, aku menjadi saksi” menjawab pertanyaan yang bergema dari Raja Langit dan Bumi “Apakah aku Tuhanmu”

Lalu dimanakah jiwa yang ketika di seru dengan lantang “Hayya ‘alal Falaah”

Larikah engkau ketika dengan sayup ummat memanggil dengan rintih “dimanakah penyeru amar ma’ruf  nahi mungkarnya ?

Haruskah diam ketika banyak wanita dan anak-anak meregang nyawa dan terenggut harga dirinya karena bala tentara syetan menggempur dada pemuda syahwat ?

Mungkin aku hanya debu di antara lautan

padang

pasir, namun aku tak mau debu itu tertiup angin jauh tanpa daya.

Kan

kujadikan debu ini untuk membutakan thagut dan bala syetan.

Jangan mentahkan raga yang hampir matang dengan cahaya Ilahi dengan aksi acuhmu ketika mereka datang dengan keluh-kesahnya.

Jangan layukan bunga yang bermekaran di taman bunga karena aksi maksiatmu yang engkau bungkus dengan “kesenangan semu”

Bukan salah ku ketika aku harus mundur, karena lajumu yang membahayakan keretaku

Namun itu karena aku sedang menghimpun tenaga untuk mendorong keretamu untuk lebih cepat lagi sebelum kereta kematian “hati” melesat dengan gila menujumu.

Namun mungkin kereta ku

kan

melemah setelah sekian waktu, di saat itu ku harap engkau mengunci gerak dan lalu kau keluarkan tenagamu yang telah pulih demi menderek dan menyetakku dari kemunduran ku.

Entah mungkin karena kau berada di depan ku dan berjuta mata memandang perkasa akan lajumu, lantas engkau tinggal aku dengan ringan disaat aku terancam tergilas rayuan bala thagut yang menyergap hebat dari belakang.

Ku tuliskan syair ini bukan karena jiwa ku ringkih memelas apresiasimu

Tapi kutuliskan jiwa yang sedang dilanda cinta, cinta akan hal yang menggetarkan.

Jangan kau lihat ini lahir dari romantisme ­Ar Rijal yang kasmaran dengan manisnya iman, tetapi dari jiwa yang merindu

kan

kehadiran Hawariyun yang berbaris.

luruskan barisan dan rapatkan shaff, hingga tak ada rongga tercipta untuk musuh.

Aku

kan

menunggu datangnya hari yang tepat dimana saat itu aku tersenyum menyambut bidadari syurga yang datang dari Rabb ku untuk menyeka tetes keringat, ah mungkin kah

kan

terasa hangat dan lembut atau lebih dari itu. Kini ……ku mengumpulkan mahar yang indah walau nanti terbalut kumuh akan keringat yang mendaki.

Ataukah di hari itu kau menyaksikan aku tersenyum untukmu tanpa henti karena syaraf-syaraf ku telanjur membeku tanpa detak.

Ketika jiwa melembut

kan

taujih indah Rabbnya

Fren, ku kirimkan dengan nada sastra

Terinspirasi indahnya

Karya yang menggetarkan

“Ayat-ayat Cinta”

Kini getaran itu memaksa tuts kibor ku

Menuliskan ini.

Buatmu jiwa yang dilanda kerinduan

Kapan ni

kan

berkakhir?

Lihat terminal pemberhentian itu

Tampak mendekat

Atau kah laju kita yang berusaha tertatih menggapainya.

Ku memang lemah,

Namun Ayat Rabbani menggempur dada.

Ketika jiwa menyanyikan lagu badar.

200406, 22:00, WIB, BKS, Home, InFront Comp.

May 23, 2007

Kumpulan Kata-Kata Mutiara

1. Allah Maha tahu keadaan kita, lebih tahu daripada kita sendiri. Dia tidak akan pernah mendzolimi hambaNya, hadapilah setiap persoalan sesuai tuntunanNya sambil bergantung hanya kepadaNya.

2. Jangan terjebak oleh rasa takut sebelum menghadapi persoalan, sudah sering kita cemas dan gentar diawal, tapi sesudah dihadapi ternyata tak segawat yang diduga.

3. Berani hidup berarti harus berani menghadapi masalah, jangan takut dan gentar, hadapi dengan benar dan tawakal, karena setiap masalah sudah diukur Allah sesuai kemampuan kita.

4. Gelas bening berisi air bening mudah nampak kotoran yang masuk. Hati beningpun demikian mudah tahu dan sadar setiap kali berbuat kesalahan, peka dan mudah tobat.

5. Persoalan adalah bagian dari kehidupan kita, pasti ada. Mencegah berarti meminimalkan adalah kebaikan, tapi lari dari masalah berarti membesarkan bencana.

6. Gelas kotor berisi air keruh tak bisa mendeteksi kotoran yang masuk. Begitulah hati yang keruh dan kotor tak mau mengaku bersalah walau berlumur dosa dan maksiat.

7. Sikap emosional ciri belum terampil mengendalikan diri. Bagaimana mungkin mengendalikan orang lain dengan baik, bila diri sendiri kurang terkendali. Jangan emosi.

8. Kekuatan terhebat dan terdahsyat dari seorang pemimpin adalah keteladanan. Jangan menyuruh sebelum menyuruh diri, jangan melarang sebelum melarang diri. Rasakan manfaatnya.

9. Alangkah indahnya hari ini jika kita awali dengan wajah cerah, senyum tulus, kata – kata penuh semangat dalam kebaikan, tak ada yang terganggu, yang ada hanya manfaat dan manfaat.

10. Perubahan adalah sesuatu yang pasti terjadi, siapapun yang tak siap dengan perubahan dan tak sungguh – sungguh merubah diri menjadi lebih baik niscaya akan berat menghadapi hidup ini.

11. Hati yang bening akan peka terhadap ladang amal, sehingga apapun yang dia lihat menjadi ladang amal sholehnya, walau sekecil apapun, misal memungut puntung rokok.

12. Air yang menetes terus menerus walau kecil akan melubangi batu. Begitulah kelembutan yang konsisten / istiqomah, merupakan kekuatan merubah sekeras apapun hati, Insya Alloh.

13. Hati – hati ! Kebiasaan mudah mengkritik dan mengoreksi orang lain tanpa memperhatikan niat, etika, dan suasana, niscaya akan membuat kita dijauhi dan tak disukai.

14. Keberanian untuk mengatakan “Tidak Tahu” untuk yang tidak diketahui jauh akan lebih menenangkan dan dihormati daripada selalu ingin kelihatan serba tahu atau sok tahu.

15. Kunci sukses diri 2T ; Terus temukan kekurangan diri, Terus kembangkan potensi diri.

16. Kesombongan merupakan tanda kebodohan, bodoh tidak tahu bahwa dirinya milik Tuhannya, dan bodoh tidak tahu bahwa kesombongan tidak menambah selain kehinaan.

17. Bila cermin kotor, bagaimana mungkin digunakan untuk bercermin orang lain, sedang bercermin diri saja sulit. Begitulah jika hati kotor sulit jadi teladan, karena menilai diri saja tidak bisa.

18. Kemarahan yang tidak pada tempatnya dan tidak dengan cara yang tepat, lebih banyak menimbulkan masalah baru daripada menyelesaikan masalah yang ada.

19. Tidak akan tepat dan adil dalam mengambil keputusan, kecuali diawali dengan mencari informasi, data, dan fakta seakurat dan selengkap mungkin serta tidak emosional.

20. Kurangi kebiasaan menyuruh dan melarang, karena yang penting adalah membuat orang paham, bila paham orang akan melaksanakan dengan kesungguhan dan ketulusan.

21. Jangan terpukau oleh tingginya jabatan, tetapi ingat akan tingginya resiko yang dipikul. Jangan terpesona oleh besarnya kekuasaan, tetapi ingat akan besarnya tanggung jawab.

22. Lari dari tanggung jawab adalah perbuatan yang amat hina, termasuk perbuatan munafik. Kehormatan dan harga diri seorang pemimpin adalah kemampuan memikul tanggung jawab.

April 30, 2007

Sebuah taujih Sederhana

Dari Langit untuk mu Bumi

Berteriaknya sang Bumi terkadang mengerikan

Lihatlah bayak raga terkubur ketika Tanah meringkih

Tertindih kayu yang berserakan akibat kebuasan manusia seakah

Berteriaknya bumi tak ada yang merindukan

Berkulai air mata ketika air meratakan apaun tanpa ada yang nerani menahan

Tak juga engkau, yang berdiri mematung saja

Jangan seperti mereka yang membiarkan batang kokoh

Roboh hanya demi kepentingan ekonomi tanpa nurani

Aku berani bertanya padamu bahwa engkau kan malu

Ketika melihat raga bertumpukan gunungan tanah

Ketika itu bergulung-gulung meluncur bak anak bermain perosotan

Aku berkata dimanakah hutanmu yang dulu rindang yang berani menahan tanah

itu dulu

Jangan bilang bahwa kau pun ikut tuk meratakan hanya sekedar mendapatkan

sepetak lahan untuk kebunmu

Bukankah karena engkau rakus tak mau melihat hilangnya kesempatan

Merauk keuntungan

Padahal engkau tahu

Bahw tanah itu tanah kritis, yang tak berdaya tanpa akar yang kokoh menyulam

barisan tanah dibawahnya

Dan kini engkau melihat titah Langit untukmu penghuni bumi

Rumahmu kini berteriak kesakitan

Merintih, menangis hebat

Tak peduli penghuninya tengah bergelimpangan akibat

Ulah manusia berhati buas

Percayalah bumi pun ada jawabnya.

Dari Zulhamidi


March 03, 2007

Jadi Dia Enak Ngga Yah

Assalamu'alaikum Warohmatulloh Akhina,
Maha Agung Alloh yang telah memilih kita masuk ke dalam jamaah yang penuh dengan ucapan keselamatan disaat orang-orang masih bingung akan kemana, juga rasa syukur yang sangat mendalam karena ana mengerti bahwa Islam adalah agama yang sangat Fitrah sehingga berulang kali diri ini merasakan getaran cinta yang membuat bulu kuduk ku berdiri setiap mendengar Nama-nya diagungkan di setiap pemberitaan media massa.
kemarin ana mendapatkan suatu spirit yangt begitu luar biasa dari seorang Ustad Abdulloh :
beliau bilang begini :
sekarang umat islam dalam masa kebangkitan di bumi yang penuh diberkahi poleh RahmatNya ini. lihatlah di setiap perumahan BTN begitu antusiasnya remaja dan masyarakat yang ingin mendegarkan pengajian dan tarbiyah yang dilakukan Ustadz-ustadz muda namun sayang
"kenaikan animo masyarakat untuk mempelajari islam tidak diikuti dengan kenaikan dai se4kali lagi sedikit sekali dai bukan orang yang asal ceramah yang penting lucu, atau merasa sudah alaim dengan hanya hafal sedikit surat tetapi sekali lagi dai yang ada sekarang tidak bisa memenuhi kebutuhan masyarakat yang begitu besar sebagai indikator lihatlah Ramadhan dan lebaran haji dimana-mana ada kajian namun banyak yang kesulitan untuk mencari ustad yang berkompeten"
ane jadi ingat kelakar seorang teman yang bilang begini
Midi   : Lana, sekarang susah Yach cari kerja, temen ane banyak yang belon dapat kerja tuch
Lana  : sekarang mah emang gitu kali Mid, kalo sarjana banyak yang nganggur bahkan      cenderung terlantar TETAPI coba lihat IKHWAH mana ada yang nganggur pasti ada kerjaannya minimal bangat yach bazaar lah apalagi kalo jadi ustadz uh buruan deah mita tanda tangan pada ikhwah yang ente kenal kalo enggak besok entar udah pada terkenal
Midi   : sekarang Ustadz bayak yang nyari karena susah yang ustadz dai ompeten dan menguasai banyak ilmu. yang Tabligh mah asala ngomong aja banyak, ceramah sembari nge rokok udah jangan ditanya, tetapi  nyari Ustadz yang mampu memotivasi kita untuk berjihad susah sekaliu nya adea eh udah padat jadwalnya.
Kasian yach Murrabbi kita, jadwalnya penuh dengan jadwal ngisi ngaji dan ceramah dimana-mana.
sekali lagi Adakah yang masih bingung mau cari kerja APA ?
Nngapain binguung bagi ente yang udah ikut liqo yanch jadi Ustadz aja ( so pasti harus banyak ilmu dan amal donkzzz)

Kembalikan Semangatku

assalamu'alaikum
sebenarnya hari-hari di kampus yang telah dan sedang serta akan kujalani ini ternyata berjalan dengan penuh cobaan dan godaan. huh berat rasanya bila waktu itu aku nggak mengenal iman karena dengan iman itulah aku bisa menahan gejolak yang pernah 4JJI berikan kepada Adam a.s ketika sendiri, dan terasa pahit mungkin bila waktu itu aku nggak mengenal cinta hakiki karena betapapun manisnya dunia berhias dan nafsu bersorak ternyata itu hanyalah hampa disisiNya.
sungguh, kalau aku bukanlah seperti orang-orang yang mengatakan bahwasannya aku adalah Aktivis dan bagian dari Jalan ini dengan bangga namun justru malah malu bila tanpa diminta aku telah terlibat sebegitu jauh dan ambil bagian di perjuangan yang 4JJI dfan Rosul telah gariskan buatku. aku hanyalah manusia yang berharap perjumpaan dengan Robbku tanpa ada banyak hambatan namun apalah daya bahwasannya Surga itu diliputi oleh hal-hal yang tidak disenangi oleh manusia dan berat bagi orang yang tidak menyadari hakikat penciptaan dirinya sendiri.
ukhti,...
afwan bila email ini menjadi beban dan beban yang akan membuat ente malas untuk membacanya.
jujur aku sangat merindukan kemenangan dakwah dari teman-teman sekalian yang ada disana karena aku memiliki saudara yang telah aku rasakan indahnya Ukhuwah dengan ikhwah yang kini sedang berjuang dalam rangka Tholibul Ilmi.
walupun terkadang
pekerjaan dan amanah yang telah 4JJI berikan buatku dengan kasih sayangNya untukku ternyata banyak yang menemui hambatan bagai onak duri yang bertaburan di jalan hutan belantara.
aku ingin sekali mencari sahabat yang bisa memberi motivasi dikala hati ini gundah, tetapi aku banyak sekali menemui kekecewaan betapa mereka pun sibuk dengan urusanNya sendiri...
oleh karena itu cukuplah 4JJI yang begitu sangat berarti karena disetiap ku mengadu padaNya Alloh selalu mendengarkan keluahanku, kapanpun dimanapun tanpa terbatas
4JJI , seringkali kaki ini terpeladuk ketika menyelususri muka bumi, sendiri tanpa tertemani tapi engkau selalu memberikan aku kekuatan dan kesabaran sehingga aku merasa mantap dalam melangkah
ingatlah, sahabat
perkuatlah kesabaranmu karena sangatlah salah dan naif bila mengatakan kesabaran itu ada batasnya.
Kesabaran itu tak terbatas
betapa Nabi dan Rosul telah merasakan betapa manisnya sabar walau itu pahit
dikala orang-orang memilih euthanasia ketika menderita penyakit yang sangat buruk namun Nabi Ayyub malah memilih bersabar dalam ujian menderita ditempa penyakit yang menjijikan dan menular hingga disaat membutuhkan kehadiran orang-orang yang dicintai tetapi apa daya Nabi Ayyub malah ditinggal sendiri mulai dari tetangga, anak bahkan dari istri yang sangat dicintai oleh Ayyub.
Ya Robb berikanlah aku kesabaran dan perkuatlah kesabaran ku ketika engkau menguji kami dari keterasingan dan dikucilkan atau bahkan ketika ditinggal pergi oleh orang-orangyang kami cintai bahkan seluruh dunia sekalipun. Ya Karim cukup engkau di hati ini.
lihatlah betapa cinta dan sabar dapat mengalahkan segalanya. pengajaran yang terindah kudapatkan ketika ku mengetahui dalamnya cinta Nabi Muhammad. disaat manusia pasti marah dan jengkel ingin membalas dengan yang serupa namun Muhammad memilih bersabar ketika dilempari kotoran yang merupakan penghinaan sehina-hinanya disaat sekarang ini, nabi malah berdoa dengan kasihNya ketika Malaikat sekalipun menawarkan untuk memusnahkan ummat, ingat malaikat saja marah dan sangat murka padahal tak diberi nafsu dan amarah. tetapi cinta nabi tak pernah bertepi dan kesabaran nya tak kan pernah tertandingi karena
aku pernah berpikikalau aku jadi Nabi pasti saat aku ditawarkan oleh malaikat itu pasti aku meminta untuk memarahi ummat itu.
wong dengan adik sendiri aja keinjak kaki aku pasti ingin membalasnya.
Perkuatlah kesabaranmu
dan Bersabarlah dengan penuh kekuatan
sabar itu amatlah pahit untuk ditelan namun selalu berujung dengan kemanisan.
sabar itu memang berat namun sangat indah akhirnya.
terima kasih teman-teman
Taqqoballoh minna wa minkum
ingat, meminta maaf itu mulia dan memeaafkan kesalahan saudara jauh lebih mulia
maafkan lah aku yang sering membuat mu harus mengurut dada.
Wassalamu'alaikum Warrohmatullohi Wabarokatuh

Surat Untuk Saudariku

assalamu'alaikum
ukhti, semoga 4JJI menjadikan kita semua sebagai hambaNya yang mendapat kan naungan Nya disaat tidak ada lagi naungan selain dariNya
setiap kali ane buka milis seringkali mendapati sebuah tausyiah penuh rasa ukhuwah dari anti
milis yang ente kirimi pun terasa betul kalo ente sekarang menjadi bagian dari sebuah perjuangan panjang Dakwah kampus
jangan menyerah hanya karena sebuah kegagalan, jangan bersedih pabila hasil yang diharapkan tidak kunjung datang dan jangan pula mundur hanya karena sekedar sebuah cacian dari orang-orang yang suka mencela,
teruslah tegar berdiri tegak dan angkat wajahmu
jangan kau tampakkan kesedihan di depan musuh-musuhNya
boleh jadi sedih tuh menjadi pertanda longgarnya barisan yang anti bikin
dan jangan pula berbangga hati hanya karena tercapainya harapan diri
ingat, tujuan kita amatlah tinggi dan butuh kesabaran yang besar pula. maka perkuatlah kesabaran anti
sahabat, terakhir
mungkin selama ini ane belum mengucapkan sepatah kata terimakasih sekalipun padahal
betapa naifnya aku bila melupakan begitu saja kehadiran anti dalam kehidupan ane, dalam perjalanan hidayah ane, dalam perjuangan adDienNya dan dalam menjalankan amanah dakwah.
Syukron katsiron atas segalanya
semoga ini bukanlah ucapan hampa tanpa makna
tapi ini berasal dari jiwa yang merindukan ukhuwah
mohon maaf bila pertemuan kita kali itu
membawa kisah pilu dalam lembaran siroh anti
tapi itu akan kuukir sebagai kenangan dan monumen
bahwa ane pernah hadir dan turut
dalam perjuangan ini
dalam majelis ini
dalam ikatan ini
wassalamu'alaikum My Sister

Jangan Tertipu Bajunya

BAJU USANG PUN MENIPUNYA

Seorang wanita yang mengenakan gaun pudar menggandeng suaminya yang berpakaian sederhana dan usang, turun dari kereta api di Boston, dan berjalan dengan malu-malu menuju kantor Pimpinan Harvard University. Mereka meminta janji. Sang sekretaris Universitas langsung mendapat kesan bahwa mereka adalah orang kampung, udik, sehingga tidak mungkin ada urusan di Harvard dan bahkan mungkin tidak pantas berada di Cambridge. "Kami ingin bertemu Pimpinan Harvard", kata sang pria lembut. "Beliau hari ini sibuk," sahut sang Sekretaris cepat. "Kami akan menunggu," jawab sang Wanita.

Selama 4 jam sekretaris itu mengabaikan mereka, dengan harapan bahwa pasangan tersebut akhirnya akan patah semangat dan pergi. Tetapi nyatanya tidak. Sang sekretaris mulai frustrasi, dan akhirnya memutuskan untuk melaporkan kepada sang pemimpinnya. "Mungkin jika Anda menemui mereka selama beberapa menit, mereka akan pergi," katanya pada sang Pimpinan Harvard. Sang pimpinan menghela nafas dengan geram dan mengangguk. Orang sepenting dia pasti tidak punya waktu untuk mereka. Dan ketika dia melihat dua orang yang mengenakan baju pudar dan pakaian usang di luar kantornya, rasa tidak senangnya sudah muncul.

Sang Pemimpin Harvard, dengan wajah galak menuju pasangan tersebut. Sang wanita berkata padanya, "Kami memiliki seorang putra yang kuliah tahun pertama di Harvard. Dia sangat menyukai Harvard dan bahagia di sini. Tetapi setahun yang lalu, dia meninggal karena kecelakaan. Kami ingin mendirikan peringatan untuknya, di suatu tempat di kampus ini, bolehkan?" tanyanya, dengan mata yang menjeritkan harap. Sang Pemimpin Harvard tidak tersentuh, wajahnya bahkan memerah. Dia tampak terkejut. "Nyonya," katanya dengan kasar, "Kita tidak bisa mendirikan tugu untuk setiap orang yang masuk Harvard dan meninggal. Kalau kita lakukan itu, tempat ini sudah akan seperti kuburan." "Oh, bukan," Sang wanita menjelaskan dengan cepat, "Kami tidak ingin mendirikan tugu peringatan. Kami ingin memberikan sebuah gedung untuk Harvard."

Sang Pemimpin Harvard memutar matanya. Dia menatap sekilas pada baju pudar dan pakaian usang yang mereka kenakan dan berteriak, "Sebuah gedung?! Apakah kalian tahu berapa harga sebuah gedung ?! Kami memiliki lebih dari 7,5 juta dolar hanya untuk bangunan fisik Harvard." Untuk beberapa saat sang wanita terdiam. Sang Pemimpin Harvard senang. Mungkin dia bisa terbebas dari mereka sekarang. Sang wanita menoleh pada suaminya dan berkata pelan, "Kalau hanya sebesar itu biaya untuk memulai sebuah universitas, mengapa tidak kita buat sendiri saja?" Suaminya mengangguk. Wajah sang Pemimpin Harvard menampakkan kebingungan.

Mr. dan Mrs. Leland Stanford bangkit dan berjalan pergi, melakukan perjalanan ke Palo Alto, California, di sana mereka mendirikan sebuah Universitas yang menyandang nama mereka, sebuah peringatan untuk seorang anak yang tidak lagi diperdulikan oleh Harvard. Universitas tersebut adalah Stanford University, salah satu universitas favorit kelas atas di AS. Kita, seperti pimpinan Hardvard itu, acap silau oleh baju, dan lalai. Padahal, baju hanya bungkus, apa yang disembunyikannya, kadang sangat tak ternilai. Jadi, janganlah kita selalu abai, karena baju-baju,acap menipu.


jangan katakan orang itu bodoh, miskin, jelek dan kampungan

karena bisa jadi dia diberi kemuliaan dengan syurga yang

belum tentu kita dapatkan

-         De SHE le 2/8/2005. Pays: Indonésie Région:

Dikutip dari situs CCCL Surabaya..